Diawali dengan penyelenggaraan konferensi Pacific Asia Travel Association (PATA) pada tahun 1972 di jakarta, sejalan dengan perkembangan kawasan wisata di Jakarta, maka tuntutan akan kebutuhan tenaga kerja pariwisata kian meningkat. Dengan mempertimbangkan aspek potensi dan kearifan lokal serta rasa keterpanggilan pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja pariwisata, maka pada tahun 1972 pemerintah daerah DKI jakarta sebagai penyelenggara konferensi PATA sepakat untuk mendirikan Lembaga Pendidikan dan Latihan Industri Pariwisata (LPLIP).
Sesuai dengan perkembangan pendidikan maka pada tahun 1998 Lembaga Pendidikan dan Latihan Industri Pariwisata (LPLIP) berubah menjadi Akademi Pariwisata Jakarta. Melihat kenyataan perkembangan pariwisata di jakarta dan sekitarnya yang sangat prospektif dan kebutuhan tenaga kerja meningkat, maka yayasan bertekad lebih berperan aktif dalam memajukan kepariwisataan di jakarta dan sekitarnya melalui penyiapan sumber daya manusia (Human Resources) yang berupa tenaga terdidik profesional di bidang kepariwisataan.
Akademi Pariwisata sampai saat ini telah menhasilkan tenaga – tenaga yang handal di bidang industri perhotelan dan usaha perjalanan.